Sinergi Polri dan Dinkes: Pak Bhabin Polsek Sukun Gencarkan PHBS hingga Bimbingan Mental Anak
Polsek Sukun – Peran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga kamtibmas di wilayah binaan. Namun lebih dari itu, Polresta Malang Kota melalui jajaran Bhabin Polsek terus hadir sebagai garda terdepan untuk menjembatani kebutuhan warga, baik di bidang kemanusiaan, kesejahteraan, dan kesehatan.
Hal ini tercermin dari kiprah Pak Bhabin Kelurahan Bandungrejosari, Aiptu Tri Yulianto, yang turut menghadiri kegiatan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bersama Dinas Kesehatan Kota Malang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Bandungrejosari pada Senin-Selasa, 25–26 Agustus 2025 itu melibatkan Bagian Pemberdayaan Perempuan Dinas Kesehatan Kota Malang, petugas Puskesmas Kecamatan Sukun, Lurah Bandungrejosari, Babinsa, serta 75 ibu-ibu kelompok kesehatan.

Agenda ini difokuskan pada upaya pemberdayaan keluarga, khususnya para ibu, agar lebih peduli terhadap kesehatan fisik maupun mental anak-anak di lingkungannya.
Pada hari pertama, Aiptu Tri bersama Babinsa mengarahkan perhatian pada pencegahan kenakalan remaja melalui pembinaan kesehatan mental.
Dalam forum tersebut, para ibu diberikan pemahaman bahwa apabila menemukan anak-anak dengan masalah perilaku, mereka bisa melapor langsung kepada Bhabinkamtibmas maupun Babinsa.
“Kami siap mendampingi dan bahkan mendatangi rumah warga untuk memberikan bimbingan mental dan pembinaan kepribadian anak-anak. Tujuannya agar mereka tumbuh dengan pola pikir yang lebih baik, terhindar dari perilaku negatif, dan siap menjadi generasi sehat serta produktif,” jelas Aiptu Tri (Selasa, 26/08)

Menurut Aiptu Tri, maksud dari keterlibatan Polri dalam mendukung PHBS adalah untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
“Kami di lapangan berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari, memastikan kebutuhan warga terutama terkait kesehatan dan kesejahteraan, sosialisasi PHBS ini memiliki tujuan agar keluarga bisa membiasakan hidup sehat.” ungkapnya.
Ia menambahkan, tujuan dari program ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi menciptakan gerakan bersama.
“Kami ingin agar masyarakat benar-benar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta mendukung tumbuh kembang anak secara positif, maka penyebab penyakit maupun masalah sosial bisa dicegah sejak dini,” tegasnya.

Sosialisasi PHBS ini diharapkan memberikan dampak nyata, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat tentang kesehatan lingkungan, menurunnya risiko penyakit menular, hingga terciptanya pola asuh anak yang lebih sehat secara mental maupun fisik.
“Polri dan TNI tidak hanya pengayom keamanan, tapi sebagai mitra masyarakat, Semua itu perlu adanya soliditas, sinergi dan kolaborasi instansi”. pungkas Aiptu Tri.
Dengan hadirnya sosialisasi ini, warga Bandungrejosari tidak hanya mendapat pemahaman soal pentingnya PHBS, tetapi juga jaminan bahwa ada aparat yang siap turun langsung membantu mereka.
Kiprah Bhabinkamtibmas menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tingkat desa dan kelurahan adalah bagian dari pendekatan humanis, preventif, dan preemtif, untuk menjaga kamtibmas sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
